Chroot X : Chroot Fedora 17 dengan lingkungan Grafis



X-Windows atau X11 atau disebut X saja  adalah sistem grafis dan windowing bagi sistem operasi UNIX dan sistem-operasi-mirip-UNIX (termasuk didalamnya GNU/Linux) yang dikembangkan di Massachusetts Institute of Technology (MIT) sejak tahun 1984. Dengan menggunakan X-Windows dan aplikasi Windows Manager, sebuah komputer dengan sistem operasi UNIX dapat memiliki sistem GUI,
Sekilas mengenai chroot :
Chroot (Change Root) dalam sistem operasi Unix (termasuk didalamnya GNU/Linux,), adalah perintah  yang digunakan untuk menjadikan sebuah direktori biasa menjadi seolah-olah sebagai  sistem root ( / ) disistemnya sendiri,  perintah yang dijalankan pada lingkungan chroot hanya akan mempengaruhi lingkungan chroot sendiri, tanpa bisa mempengaruhi direktori yang berada diatasnya,
ilustrasi sederhana lingkungan chroot :

Compiling GIMP 2.7.5 for Ubuntu 12.04

Tutorial berikut merupakan terjemahan dan penyesuaian dari artikel yang dimuat pada halaman http://www.gimpusers.com/tutorials/compiling-gimp-for-ubuntu , menggunakan sistem Operasi Ubuntu 12.04 32 Bit. Okehh deh,, langsung aja, sebelumnya agar tidak mengotori sistem, pustaka tambahan beserta gimp yang akan dicompile dari source akan dipasang pada direktori khusus /opt/gimp-2.7, siapkan path, menggunakan user biasa ($) jalankan perintah berikut secara berurutan,

Contoh: Bundling Wine dengan Aplikasi Windows


 
Pada kesempatan kali ini saya akan memberikan beberapa contoh debian package (.deb) beberapa perangkat lunak, yang sebenarnya merupakan perangkat lunak yang diperuntukkan untuk sistem operasi Ms Windows yang dikemas menjadi satu dengan wine, sehingga pengguna sistem operasi ubuntu dapat memasangnya dan menjalankannya pada sistem operasi Ubuntu secara mudah dan praktis, tanpa diharuskan memasang wine secara terpisah, aplikasi windows yang dikemas (bundling) menjadi satu dengan wine sendiri bukanlah hal yang baru,  Team Viewer For Linux merupakan salah satu aplikasi untuk sistem operasi GNU/Linux yang menggunakan wine

Distribusi GNU/Linux dengan FHS Yang tidak Biasa



FHS (Filesystem Hierarchy Standard), adalah sebuah aturan standar penempatan lokasi berkas dan direktori yang ada pada sistem operasi mirip UNIX GNU/Linux. dimana dengan adanya standar ini maka pengguna dan perangkat lunak dapat mengetahui dimana letak suatu berkas atau direktori yang tersimpan di suatu komputer. Pada FHS seluruh file dan folder berada didirektori puncak / root ( /), yang dibawahnya terdapat beberapa folder utama yang telah ditetapkan kegunaanya yaitu /bin/, /boot/, /dev/, /etc/,  /home/,  /media/,  /mnt/,  /root/,  /sbin/, /srv/, /tmp/, /usr/,  /var/, hampir seluruh distribusi GNU/Linux menerapkan konsep FHS ini, namun baru-baru ini terjadi sedikit perubahan, dimana  seluruh aplikasi dan pustaka yang sebelumnya berada pada direktori standar (/lib/, /lib64/, /bin/ dan /sbin/)  dibuat menjadi terpusat pada direktori /usr/, yang berarti bahwa direktori /lib/, /lib64/, /bin/ dan /sbin/ tidak diperlukan lagi, tetapi untuk alasan kompatibilitas dalam implementasinya folder tersebut digantikan dengan symbolic links yang mengarah ke subdirektori yang berada  didirektori /usr/, distribusi GNU/Linux yang telah menerapkan perubahan ini adalah Fedora 17 yang baru memasuki tahapan pengembangan Alpha 1,